| "Pegawai Pajak Naik Angkutan, Maling...Maling..." |
|
Written by Administrator
Sunday, 11 April 2010 15:41 |
 |
 |
 |
|
| Jakarta, (tvOne)
Dirjen Pajak Mochamad Tjiptardjo mengungkapkan, bahwa kasus Gayus Tambunan terhadap mental pegawai Ditjen Pajak sangat dahsyat. "Kasus ini demikian dahsyat. Secara psikologis sudah sangat mempengaruhi pegawai kami," kata Tjiptardjo dalam rapat dengar pendapat (RDP) Panja Perpajakan Komisi XI DPR di Gedung DPR Jakarta, Rabu (7/4).
Ia mencontohkan, jika dulu penumpang angkutan umum mau turun di depan Kantor Pusat Ditjen Pajak dibilang "pajak...pajak...", sekarang berubah menjadi "Gayus...Gayus...Gayus". Sementara itu jika ada pegawai pajak di angkutan umum yang kelupaan melepas kartu identitas maka diteriaki "maling...maling...maling".
|
|
|
| Ikan Lele Berkedip Ditawar Pejabat Rp 35 Juta |
|
Written by BoN-2
Wednesday, 07 April 2010 17:27 |
 |
 |
 |
|
Sekilas ikan lele ini tidak beda dengan lele pada umumnya, tetapi jika diamati dengan saksama ternyata memiliki kelopak mata sehingga bisa berkedip. Kemudian, bentuk tubuhnya lengkung tiga mirip sebilah keris dan bisa setengah berdiri seperti ular.
Warga Dusun Njeruk, Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, pun geger. Seekor ikan lele unik ditangkap KH RM Khayatul Maqi dan Gus Harfath, pengasuh Pondok Mental Muslim Tembang Batin. Pondok ini menampung anak-anak jalanan dan pencandu narkoba.
Gus Harfath (25) bercerita, lelenya itu ditangkap, Jumat (2/4/2010). Semuanya berawal ketika ia bersama para penghuni pondok mencari ikan untuk makan sehari-hari di sebuah belik (sumber) tepat di bawah coban (air terjun) di Dusun Carangkembang, Desa Slorok, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, pada Senin (29/3/2010) lalu. Saat sedang mencari ikan, tiba-tiba mereka melihat seekor ular besar di antara semak belukar dekat belik.
Menurut Gus Harfath, keberadaan ular besar mengisyaratkan ada banyak hewan aneh-aneh di sekitar belik tersebut. Sepulangnya mencari ikan, Gus Harfath berkonsultasi dengan guru spiritualnya, KH RM Khayatul Maqi. “Tujuan saya konsultasi ingin menangkap salah satu dari hewan aneh yang ada di sana. Karena informasinya, selain ular besar juga ada ikan truno, yakni ikan yang badannya hanya berupa duri tapi hidup. Serta ular berkepala dua dan tiga,” papar Gus Harfath, Selasa (6/4/2010).
|
|
| Takut Tidak Lulus UN, Sejumlah Siswa Pingsan |
|
Written by Administrator
Sunday, 21 March 2010 03:01 |
 |
 |
 |
|
| Liputan6.com, Watampone: Mendekati Ujian Nasional (UN), ribuan siswa di sejumlah daerah di Indonesia, dihinggapi rasa cemas dan takut tak lulus UN. Seperti yang terjadi di SMA 1 Watampone, Bone, Sulawesi Selatan, Sabtu (20/3), sejumlah siswa , menangis, bahkan pingsan, mereka khawatir, tidak lulus UN, yang akan digelar Senin lusa. Untuk memperkuat mental jelang UN, mereka menggelar Zikir dan doa bersama.S
edangkan di Tegal, Jawa Tengah, siswa SM Al Irsyad, Tegal, saling berpelukan, dan mendoakan, agar sukses dan lulus UN. Pihak sekolah berharap, seluruh siswanya yang ikut UN, bisa lulus 100 persen. Sementara di Magelang, Jateng, sejumlah siswa SMK menyatakan, meski yakin akan lulus UN, mereka tetap saja mereka khawatir. Hal sama, juga dirasakan ratusan siswa SMK Nasional di Limo, Depok, Jawa Barat, sebagian siswa larut dalam kesedihan, karena takut tak lulus UN.
|
|
|
|
|
|
|
|